
by, Green Jea
Wajah-wajah mereka adalah sebuah anugerah dari Tuhan
Mereka datang di dunia ini bukan karena keinginan mereka
Hidup mereka adalah cermin dari wajah mereka sendiri
Sebuah keceriaan, kepolosan dan kedamaian
Kebahagiaan dalam hidup mereka adalah anugerah terindah bagi orangtua mereka dan bagi kita.
Saat kita melihat wajah mungil dan polos mereka, apa yang kita pikirkan?
Kita menaruh harapan begitu besar pada mereka.
Wajah-wajah itu adalah masa depan kita.
Dan dunia ini penuh warna karena kehadiran wajah-wajah mereka
Namun, wajah-wajah itu akan berubah menjadi wajah-wajah penuh ketakutan
Wajah yang menahan rasa sakit ...
Wajah yang penuh kepasrahan...
Wajah yang lemah dan penuh air mata ...
Wajah yang hanya bisa berharap tanpa bisa berbuat apa-apa ...
Wajah ceria mereka, senyuman mereka dan keluguan itu perlahan-lahan hilang...
Dengan kenyataan pada mereka yang bisa berpikir lebih dewasa
Karena orangtua yang menjadikan wajah-wajah itu ada.
Dengan kemarahan, kehampaan naluri, kekosongan jiwa dan keegoisan
Aku, kamu dan kita semua pernah merasakan menjadi wajah-wajah itu.
Dalam kebahagian kita tersendiri pada wajah-wajah masa lalu kita yang polos.
Tapi wajah mereka yang sebenarnya hanya mampu memohon
Tanpa meminta kita menagis akan penderitaan yang ada
Dari rasa sakit mereka ...
Dari penderitaan mereka...
Dalam sebuah penyiksaan yang mereka rasakan ...
June'10